
Tidakkah terpikirkan oleh kamu sejak kapan Windows Registry ada? Apa
sebenarnya kegunaan Windows Registry? Dimana kita bisa mengedit Windows
Registry? Kali ini WinPoin bakal membahas tuntas tentang Windows
Registry.
Apa itu Windows Registry??

Windows Registry ada sebuah pusat database yang digunakan di Windows
98, Windows CE, Windows NT dan Windows 2000 yang berisi konfigurasi dari
masing-masing user komputer, meliputi hardware dan software.
Lebih jelasnya Registry berisi setiap informasi tentang sistem
operasi seperti user profile, aplikasi yang terinstall di komputer, tipe
dokumen ketika dibuat, folder dan icon dan port yang sedang digunakan.
Singkatnya, sistem operasi Windows menyimpan pengaturan sistem,
konfigurasi hardware dan prefensi user di dalam database yang disebut
Windows Registry. Ketika hardware baru dipasang di komputer, user
mengganti background, user menginstall software, informasi itu akan
disimpan di Registry. Karena itulah kita perlu berhati-hati saat
mengutak-atik registry karena bisa menyebabkan masalah pada sistem
operasi.
Apa Kegunaan Windows Registry?
Registry adalah sebuah inti dari sistem operasi Windows. Ini sangat
penting, tanpa Registry Windows tidak akan pernah berjalan. Ketika
sebuah hardware atau software baru dipasang pada Windows, sebuah
informasi akan disimpan ke dalam Registry. Hal ini memungkinkan Windows
untuk membaca apa hal-hal yang diperlukan untuk menjalankan software
atau hardware tersebut, misalkan saja mouse memerlukan driver.
Struktur Registry

Seperti yang sudah kamu ketahui kalau Resgitry adalah sebuah pusat
database yang berisi banyak informasi tentang konfigurasi dari sistem
Windows. Registry mempunyai struktur bercabang seperti pohon,
folder/file. Kamu memiliki kunci utama atau biasa disebut
Hive, kemudian
Keys, Subkeys dan
Value.
Hive adalah struktur utama dalam percabangan di
registry, masing-masing hive berisi kategory tertentu. Sebagai contoh,
salah satu hive mungkin berisi konfigurasi untuk user login, di sisi
hive lain untuk mengatur konfigurasi hardware yang terpasang pada
komputer. Hive tergantung juga dari versi Windows yang digunakan, ada 5
sampai 6 hive yang berbeda.
Berikut ini 6 hive yang mungkin ada di versi Windows yang kamu gunakan:
- HKEY_CURRENT_USER (HKCU)
Hive ini berisi prefrensi dan konfigurasi untuk user tertentu saat
login. Jika pengguna lain login dan membuka hive ini, isinya akan
berbeda sesuai dengan konfigurasi yang ia lakukan.
- HKEY_LOCAL_MACHINE (HKLM)
Hive ini berisi konfigurasi untuk komputer yang sebenarnya. Informasi dalam Hive ini tetap sama pada semua user saat login.
- HKEY_CLASSES_ROOT (HKCR)
Hive ini berisi tentang informasi inti dari user interface seperti file associations dan shortcut.
- HKEY_USERS (HKU)
Hive ini berisi tentang informasi user untuk semua user yang pernah login ke komputer tersebut.
- HKEY_CURRENT_CONFIG (HKCC)
Hive ini berisi tentang informasi tentang konfigurasi hardware saat ini. Hive ini terhubung dengan hive HKLM.
- HKEY_DYN_DATA (HKDD)
Hive ini hanya dapat ditemukan di Windows 95/98/ME. Berisi tentang
informasi hardware Plug and Play. Hive ini terhubung dengan hive HKLM.
Keys adalah pengatur pengelompokkan dalam registry.
Keys seperti wadah yang berisi Values atau SubKeys. Subkeys di dalam
Keys bahkan bisa berisi SubKeys, jadi Keys bekerja seperti Folder.
Values adalah data yang disimpan dalam Keys atau
SubKeys. Ada beberapa values yang bisa disimpan dalam Registry, namun
yang paling umum adalah
binary, strings dan
DWORD.
Penjelasan lebih lanjut mengenai Registry:
Misalkan saja kamu melihat Registry dari start page di Internet Explore:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\\Start Page
HKEY_CURRENT_USER adalah hive yang terhubung dengan Keys.
Software adalah Keys.
Microsoft adalah SubKeys.
Internet Explorer adalah SubKeys.
Main adalah SubKeys.
Start Page adalah value yang menyimpan data.
Dimana Registry disimpan??
Registry sendiri disimpan di komputer dalam file tertentu. Dibawah
ini detail dari file dan lokasi yang disimpan oleh Registry berdasarkan
versi Windows.
Untuk Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP dan Windows Server 2003, file Registry disimpan di folder:
%SYSTEMROOT%\System32\Config
%USERPROFILE%\ntuser.dat
Nama file dari file Registry tersebut biasanya:
Sam, Sam.log, Sam.sav
Security, Security.log, Security.sav
Software, Software.log, Software.sav
System, System.alt, System.log, System.sav
System, System.alt, System.log, System.sav, Ntuser.dat, Ntuser.dat.log
Default, Default.log, Default.sav

Untuk Windows 98, file Registry biasanya bernama User.dat dan System.dat dan disimpan di folder C:\Windows.
Untuk Windows Millenium Edition, file registry biasanya disimpan
dengan nama Classes.dat, User.dat dan System.dat yang berada di folder
C:\Windows.
Sudah mengerti tentang Registry bukan? Jadi kamu harus berhati-hati
ketika mengedit registry karena dampak akan sangat buruk ketika kamu
salah mengedit, bahkan sistem operasi Windows kamu bisa-bisa tidak dapat
digunakan.
sumber